Monday, May 15, 2017

10 Prediksi "Paling Mengerikan" Yang Akan Terjadi di Semester Kedua (Juli - Desember) 2017

Artikel ini dibuat dengan tujuan sebagai bacaan informatif yang menghibur. Tulisan ini merupakan kompilasi dari berbagai tulisan dan majalah di dunia maya. Tulisan ini tidak bertujuan untuk memprovokasi, menyudutkan pihak tertentu, ataupun membuat kepanikan. Karena itu, hendaknya tulisan ini disikapi secara dewasa dan dijadikan sebagai bacaan referensi yang bertujuan edukasi dan hiburan. Jadi tidak perlu dijadikan bahan perdebatan.


Saat ini kita sudah memasuki bulan Mei 2017. Artinya sebentar lagi kita akan memasuki bulan terakhir Semester Pertama tahun 2017. Di semester pertama ini, sudah banyak kejadian tidak terduga yang terjadi. Mulai dari perubahan cuaca yang ekstrim, bencana alam yang serba tiba-tiba, hingga fenomena alam yang aneh. Sampai-sampai ada orang yang berpikir, apakah Akhir Zaman (Kiamat) akan terjadi di tahun 2017?

Mungkin Kiamat masih jauh. Tetapi banyak ahli yang memperkirakan kalau 2017 akan menjadi awal dari rangkaian bencana dan malapetaka yang jauh lebih dasyat yang akan menghantam bumi di masa mendatang.

Memasuki Semester Kedua tahun 2017, para ahli telah membuat serangkaian prediksi, kira-kira hal ekstrim apa saja yang akan terjadi. Dan berikut ini adalah 10 Prediksi Paling "Mengerikan" yang akan terjadi di Semester Kedua 2017.

Artikel ini bukanlah bertujuan untuk menakut-nakuti Pembaca. Namanya juga prediksi, jadi belum tentu benar-benar terjadi. Meski demikian, tidak ada salahnya jika kita waspada dan tetap rajin berdoa.

Siap-siap jantungan?

1. KRISIS PANGAN GLOBAL : MULAI !!!
Sepuluh tahun silam, para ahli pernah meramalkan krisis pangan dunia akan dimulai tahun 2050. Hal ini terjadi karena semakin berkurangnya lahan pertanian, yang membuat produksi pangan dunia semakin lama semakin berkurang.

Ternyata ramalan Para Ahli meleset : Krisis Makanan Global sudah dimulai sekarang. Hal ini diawali dengan krisis pangan di Venezuella yang terjadi beberapa bulan silam, dan krisis pangan ini tampaknya akan meluas ke Amerika Selatan dan sekitarnya. Sadar atau tidak, krisis pangan pun juga telah dirasakan di Asia, di mana beberapa negara di kawasan tersebut sudah mulai melakukan impor makanan, meski kondisi pangan mereka terbilang "aman" dan "mencukupi".

Krisis makanan ini semakin diperparah dengan banyaknya gagal panen di berbagai negara penghasil bahan makanan akibat cuaca, serta semakin sempitnya lahan pertanian di seluruh dunia.



2. NIBIRU / PLANET X AKAN MELEWATI ORBIT BUMI (LAGI)
Sekitar tahun 1999, sebuah planet kecil bernama Planet X (disebut juga Nibiru) pernah mengorbit dengan jarak yang sangat dekat dengan orbit bumi. Banyak ahli meramalkan, jika sampai Planet X memasuki orbit bumi, maka dapat dipastikan kedua planet itu akan bertabrakan. Untungnya, Planet X kemudian mengorbit menjauhi bumi. Bumi pun selamat.

Tetapi di tahun 2017 ini, Ilmuan David Meade mengatakan kalau Planet X / Nibiru akan melewati orbit bumi kembali. Tidak jelas kapan pastinya, tetapi dia memperkirakan planet itu akan berada sangat dekat dengan orbit bumi di Semester kedua 2017 (antara bulan Juli - Desember).



3. MAHLUK RUANG ANGKASA (UFO) AKAN DATANG SECARA TERBUKA
Selama ini, kita berpikir skeptis kalau mahluk ruang angkasa (UFO) cuma cerita film fiksi ilmiah saja. Tetapi - percaya atau tidak - mahluk itu memang benar-benar ada. Serangkaian temuan dan rekaman tentang penampakan pesawat ruang angkasa misterius di langit pada malam hari, sudah bukan lagi "hoax"sekarang.

NASA pun sudah mengkonfirmasi kalau dalam 10 tahun terakhir ini penampakan UFO menjadi semakin intens, tidak saja di Amerika Serikat saja tetapi juga di hampir semua tempat di belahan dunia, termasuk Indonesia. Keberadaan mereka pun sudah semakin mudah terdeteksi, sehingga tidak menutup kemungkinan kalau dalam waktu dekat, mereka akan menampakkan diri secara terang-terangan kepada manusia.



4. SERANGAN HACKER MAKIN "MEMBABI-BUTA"
Beberapa tahun belakangan ini, dunia dikejutkan dengan serangkaian pembobolan dan peretasan akun internet yang dilakukan oleh para Hacker. Mereka tidak saja menembus masuk akun pribadi perorangan, tetapi juga perusahaan hingga instansi pemerintahan. Tujuannya? Hanya iseng saja.

Awalnya kejadian ini hanya terjadi di luar negeri. Tapi beberapa bulan terakhir ini, Hacker di Indonesia pun menunjukkan taringnya. Sama seperti di luar negeri, mereka tidak saja membobol akun perorangan, tetapi juga perusahaan. Beberapa bank dan sebuah perusahaan telekomunikasi Indonesia terindikasi mengalami pembobolan yang dilakukan oleh Hacker Indonesia. Akibatnya bank dan perusahaan tersebut menderita kerugian yang cukup besar. Belum lagi ditambah kepercayaan masyarakat yang menurun drastis, membuat nama baik perusahaan dan bank tersebut kini tercoreng.

Minggu lalu, tepatnya tangal 12 Mei 2017, lewat Ransomware, para hacker merilis virus "Wannacry" yang mengunci server beberapa perusahaan besar (kebanyakan rumah sakit). Indonesia pun tidak luput dari serangan itu. Terdapat dua rumah sakit besar dan 1 perusahaan telekomunikasi yang terkena "serangan" virus "Wannacry".

Virus "Wannacry" hanya awal dari serangan cyber yang dilancarkan oleh para hacker. Di Semester Kedua tahun 2017 nanti, ada indikasi kalau serangan mereka akan lebih gencar dan "sadis". Seperti apa serangan yang akan mereka lancarkan? Belum ada yang bisa membaca. Yang paling ditakutkan banyak orang adalah : Para Hacker berhasil menguasai sistem persenjataan dan program yang mengendalikan perekonomian dunia. Bisa Anda bayangkan bagaimana jadinya dunia : Perang Dunia Ketiga, dan kekacauan politik dan ekonomi akan terjadi !!!



5. NEGARA ADI-DAYA SIAP BERPERANG
Sebenarnya hal ini bukan lagi prediksi, tetapi kenyataan yang sebenarnya sudah terjadi. Diawali dengan perselisihan Korea Selatan dan Korea Utara yang meruncing tahun ini. Korea Utara kemudian mempersiapkan diri dengan berbagai persenjataan beratnya, termasuk roket nuklir. Korea Selatan meminta bantuan Amerika Serikat, dan Amerika pun "menantang" Korea Utara. Sementara itu, China yang berlokasi tidak jauh dari Korea Utara sedikit "terganggu" dengan latihan perang Korea Utara, sehingga memintanya untuk berhenti. Korea Utara tidak mau, bahkan makin gencar melakukan latihan perang. Hal ini mengusik China, yang segera ikut-ikutan mempersiapkan pasukannya.

Di Semester Kedua tahun 2017, tampaknya akan menjadi masa yang sangat menegangkan. Sudah dapat dipastikan kalau China, Korea Selatan, Korea Utara, dan Amerika Serikat sudah dalam kondisi sangat siap untuk berperang. Selain persenjataan, tentaranya pun sudah siap untuk maju ke medan perang. Hanya dibutuhkan sebuah "pematik" kecil untuk membuat keempat negara adi-daya itu memulai Perang Dunia Ketiga.



6. PEREKONOMIAN DUNIA "TERHEMPAS" (KEMBALI)
Perlambatan perekonomian yang sudah terasa sejak tahun lalu, sepertinya akan berakhir dengan klimaks yang mengejutkan tahun ini. Bursa saham akan terus menurun. Perdagangan makro dan mikro akan bergerak stagnan. Persediaan barang akan melebihi permintaan (over-product).

Meski banyak orang memprediksi kalau kondisi perekonomian tahun 2017 tidak akan separah Krisis Ekonomi tahun 1998 dan 2008, tetapi perlambatan ekonomi ini diperkirakan akan berdampak cukup besar terhadap banyak sektor ekonomi dunia.

Banyak industri yang kembali akan gulung-tikar di Semester Kedua tahun 2017. Dua industri yang paling dikuatirkan adalah sektor Manufaktur dan Pariwisata. Meski di atas kertas, kedua sektor ini masih mampu mendulang keuntungan, tetapi mungkin para kenyataannya tidak seperti yang diharapkan. Kurangnya permintaan, akan membuat stok barang (supplai) membengkak. Akibatnya sudah dapat ditebak : PHK besar-besaran akan terjadi di sektor manufaktur.

Dengan kondisi perekonomian yang makin tidak jelas, banyak orang pun kemudian memilih untuk menyimpan uang mereka untuk keperluan primer (makanan, pakaian, dan tempat tinggal). Karena itu, kebutuhan tertier seperti berlibur (apalagi berlibur ke luar negeri) dan membeli barang tidak akan menjadi prioritas tahun ini.



7. GEJOLAK UNJUK RASA MERATA DI SELURUH DUNIA
Kondisi perekonomian yang makin tidak menentu, akan menyebabkan timbulnya gejolak aksi unjuk rasa. Banyak orang kuatir akan kehilangan pekerjaan mereka, sehingga melakukan demo dan tuntutan kepada Pemerintah agar dapat memperbaiki sistem perekonomian negaranya.

Gejolak aksi ini tidak saja terjadi di beberapa negara, tetapi akan serentak nyaris di hampir semua negara. Hal ini sebagai dampak dari memburuknya perekonomian dunia dan tidak mampunya pemerintah dunia menangani permasalahan ini.

Gejolak ini akan terjadi menjelang akhir tahun, di mana perekonomian dunia akan berada pada titik paling rendah. Dengan semakin sedikitnya kesempatan kerja untuk para pekerja berusia produktif, dan semakin meningkatnya jumlah penduduk miskin, ledakan unjuk rasa dan protes masyarakat dunia hanya tinggal menunggu waktu saja.



8. PERUBAHAN SUHU DUNIA
Siklus cuaca yang makin tidak jelas sepertinya akan berdampak cukup besar di Semester Kedua tahun 2017 ini. Yang paling merasakan dampak buruknya adalah negara-negara Timur Tengah. Suhu di negara itu akan naik. Meski tidak signifikan, tetapi hal ini sudah cukup membuat masyarakat di negara tersebut kepayahan.

Iklim dan cuaca ini juga berdampak cukup hebat bagi dunia perikanan. Banyak iklan akan mati mendadak dan ditemukan mengapung di beberapa wilayah negara perairan (juga termasuk di beberapa wilayah Indonesia). Bahkan di beberapa negara tertentu, populasi ikan akan menurun drastis sehingga para nelayan akan kesulitan mendapatkan ikan.

Kematian ikan ini disebabkan oleh meningkatnya suhu dalam air secara ekstrim, sehingga tidak memungkinkan ikan untuk hidup di dalamnya. Yang paling dikuatirkan banyak orang adalah kematian hewan laut langka seperti Ikan Paus dan berbagai jenis hewan laut lain, yang menjadi tanda awal kepunahan mahluk air. Kepunahan mahluk air inilah yang dikuatirkan akan menjadi awal dari berakhirnya kehidupan di bumi.  Memang tidak akan terjadi dalam waktu dekat (bisa jadi prosesnya berlangsung 100 - 200 tahun lagi), tetapi akhir dari peradaban manusia di bumi sudah bisa diprediksi dari sekarang.



9.VIRUS BERBAHAYA MEREBAK
Dunia diliputi kepanikan ketika wabah Virus Zika merebak di Brazil tahun 2015. Bahkan Februari 2016, WHO (World Health Organization) sempat mengeluarkan pernyataan kalau wabah tersebut adalah Kondisi Darurat Kesehatan Dunia. Hingga hari ini, belum ada obat yang dapat menangani virus tersebut. Dan tahun 2017, Virus Zika kembali mewabah di Brazil, dan membuat panik warga di sana.

Virus Zika - yang disebarkan oleh Nyamuk Aides dan membuat penderita mengalami demam tinggi dan dapat mengganggu pertumbuhan otak bayi - bukanlah satu-satunya virus yang patut kita waspadai. Ada juga Virus Ebola yang baru-baru ini (Mei 2017) mewabah di Congo, Afrika.

Dua virus mengerikan ini hanyalah contoh dari rangkaian serangan virus misterius yang menyerang manusia. Meski kedua virus ini bukan virus baru, namun hingga hari ini manusia belum menemukan vaksin yang mampu menangani kedua virus ini.

Antara bulan Juli - Desember 2017 ini, akan muncul lagi wabah virus lain. Belum dapat dideteksi virus apa yang akan mewabah. Namun dengan melihat kondisi cuaca yang makin tidak jelas, sanitasi di beberapa negara berkembang yang masih kurang baik atau memadai, serta pola hidup masyarakat yang makin kurang memperdulikan kebersihan, sudah pasti memudahkan virus-virus tersebut untuk tumbuh. Apabila manusia masih juga tidak perduli dengan kebersihan lingkungan, jangan kaget jika virus-virus misterius akan dengan cepat mewabah.



10. DAN SEBAGAI PENUTUP : NABI PALSU PUN MUNCUL ....
Di tengah kekacauan perekonomian, cuaca ekstrim yang menguatirkan, serta wabah penyakit misterius yang merebak, akan banyak manusia yang memilih "berserah" dan mendekatkan diri pada Yang Maha Kuasa. Mereka semakin disadarkan bahwa Akhir Zaman sudah dekat, dan sudah waktunya bagi mereka untuk memperbaiki kehidupan spiritual mereka.

Di tengah kebutuhan spiritual ini, akan muncul banyak Pembicara Rohani yang memanfaatkan momen ini untuk mengeruk keuntungan finansial sebanyak-banyaknya. Dengan keahlian bicara yang mereka miliki, Para Pembicara Rohani ini akan mampu "memperdaya" para pengikutnya untuk secara suka-rela mendonasikan uang mereka kepada sang Pembicara tersebut, dengan iming-iming Ketenangan Rohani, Kesehatan yang kekal, Kekayaan Berlimpah, bahkan Kehidupan yang Bahagia di bumi dan akhirat.

Dan tidak sedikit Pembicara Rohani ini yang akan dengan lantang serta berani menyatakan diri sebagai "Utusan Langsung dari Tuhan". Semua ucapan mereka adalah kata-kata Tuhan yang langsung diteruskan kepada mereka.  Bahkan - dengan bantuan kecanggihan teknologi - orang tersebut akan melakukan "mujizat-mujizat" yang mengejutkan dan membuat orang rela menjadi pengikut Sang Pembicara Rohani ini.

Pembicara Rohani seperti ini akan muncul tidak saja dari 1 agama tertentu, tetapi hampir semua agama di dunia. Bahkan akan ada yang muncul bersama agama baru yang belum pernah diketahui orang sebelumnya.



Itulah 10 Prediksi hal "paling mengerikan" yang akan terjadi di Semester Kedua tahun 2017 ini. Tentu saja, prediksi ini hanyalah sebuah ramalan yang belum tentu benar. Sebagian besar juga merupakan perkiraan berdasarkan informasi ilmiah yang beredar umum. Meski demikian, sebagai manusia biasa, tidak ada salahnya jika kita tetap waspada dan mempersiapkan diri untuk hal terburuk yang akan terjadi di masa depan.