Sunday, June 12, 2016

10 Jenis Mobil Terburuk di Dunia

Mungkin kita yang tinggal di Indonesia hanya tahunya mobil-mobil mereka Jepang maupun Eropa seperti Honda, Suzuki, Volvo, Lamborghini, Jaguar, Rolls-Royce, dan lain-lain. Padahal selain itu, ada mobil jenis dan merek lain di dunia yang cukup dikenal serta beredar luar di berbagai negara. Di antara sekian banyak mobil tersebut, ternyata ada beberapa jenis mobil yang mendapat predikat Jenis Mobil Terburuk di Dunia.

Predikat ini diberikan pada mobil tersebut karena banyak hal : Performa mesin yang buruk, bentuk yang tidak "kekinian", hingga pengunaannya yang tidak "friendly-use". Dari sekian banyak mobil berpredikat buruk itu, saya pilihkan 10 Jenis mobil yang - menurut saya - berada di posisi puncak dalam daftar Mobil Terburuk di Dunia. Jenis apa saja dan mengapa mereka dicap sebagai mobil terburuk?

1. YUGO (ZASTAVA KORAL)
Peringkat pertama diduduki oleh mobil produksi perusahaan Yugoslav Serbian Zastava Corporation yang merupakan modifikasi dari mobil Fiat 144 produksi Italia ini.

Ya, mobil ini sudah terkenal sebagai terburuk di dunia dan selalu duduk di posisi puncak berbagai daftar mobil terburuk di dunia, seperti di majalah Time yang pernah menempatkannya dalam daftar "The 50 Worst Cars of All Time" dan Complex Magazine di "The 50 Worst Cars of The 80's".

Yugo pertama kali diproduksi, dan dijual di Italia tanggal 2 Oktober 1972 dengan nama Fiat 127 (dirilis di bawah lisensi perusahaan Fiat). Hingga tahun 1978, mobil Fiat 127 dihentikan produksinya setelah terjual 794,428 unit di negara tersebut.

Antara tahun 1985 - 1992, desain dan mobil Yugo dibeli oleh perusahaan Malcolm Bricklin dan dirilis di Amerika Serikat sebagai mobil murah. Mobil tersebut terjual sebanyak 141,651 unit. Hingga tahun 1992, Yugo hanya terjual sebanyak 1,412 unit, sehingga mobil tersebut dihentikan penjualannya.

Yugo dikritisi sebagai Mobil Terburuk di dunia karena bentuknya yang sangat kuno dengan teknologi mesin yang sudah sangat ketinggalan zaman (Yugo masih menggunakan model, mesin dan teknologi Fiat tahun 1972 untuk mobil produksi mereka tahun 2000-an). Bahkan dibandingkan dengan mobil murah sejenis Chevrolet Chevette, Rambler, dan Crosley sekalipun, Yugo kalah telak dari berbagai hal.

Hal lain yang memperburuk nama Yugo terletak pada "timing belt" mobil yang harus selalu diganti setiap 64,000 km. Apabila tidak, maka akan merusak mesin secara keseluruhan. Selain itu, bentuknya yang tidak aerodinamis, diyakini berpotensi menyebabkan kecelakaan di jalan. Tahun 1989, seorang pengendara Yugo bernama Leslie Ann Pluhar meninggal saat mengendarai mobilnya melewati jembatan. Pada saat kejadian, angin berkecepatan 80 km / jam sedang bertiup, dan mobil tersebut diyakini terangkat dan terdorong oleh angin tersebut. Hal ini membuat mobil menjadi tidak bisa dikendalikan dan terguling.

Hingga hari ini, Yugo masih terus diproduksi dan hanya beredar di negara Serbia saja. Murahnya harga unit mobil Yugo dan mudahnya mencari onderdil mesin menjadi alasan banyak penduduk Serbia masih tetap membeli mobil ini, meski mereka menyadari kualitas mobil yang buruk.

Tahun 2007, Yugo melakukan pengembangan pada mobil ini dengan mengonversi bahan bakar minyak menjadi bahan bakar gas (LPG) sehingga lebih murah dan mudah. Meski cukup populer dan disukai, namun banyak pengguna mobil ini mengeluhkan sulitnya menyalakan mobil Yugo berbahan bakar LPG saat musim dingin karena membekunya gas LPG.



2. PONTIAC AZTEK
Selanjutnya adalah Pontiac Aztek, produksi Pontiac yang diproduksi tahun 2001 - 2005. Mobil bermesin V-6 dan bertransmisi otomatis ini - meski pernah memenangi penghargaaan "Most Appealing Entry Sport Utility Vehicle" - tapi mobil ini malah mendapat respon yang sangat negatif dari Customer.

Selain harganya yang terbilang sangat mahal untuk mobil sekelasnya, Pontiac Aztek banyak dicibir karena bentuknya yang tidak umum, kaku, dan terlalu besar. Bahkan mobil ini sempat duduk di peringkat kedua dalam daftar "The 20 Dumbest Cars of All Time" di majalah online Autoblog.  Selain itu, mobil ini pun dicibir sebagai "Worst Car Ever Sold in America" (The LA Times), "The Ugliest Car of All Time" (CNBC), dan "The Car We Love to Hate" (Automotive Atrocities).


3. FORD PINTO
Saat dirilis tahun 1971, Ford Pinto langsung menjadi mobil sedan berpintu dua yang paling sukses dalam penjualan. Menguasai pasar Amerika Serikat di tahun 1971 - 1980, mobil ini telah terjual lebih dari 3 juta unit di masa itu, mengalahkan mobil sejenis yang juga dirilis di waktu yang sama, seperti Chevy Vega dan AMC Gremlin.

Namun nama besar kendaraan ini tercoreng dengan banyaknya kecelakaan di tahun 1977 yang melibatkan mobil ini. Dari penyidikan yang dilakukan National Highway Traffic Safety Administration, ditemukan kalau sistem bahan bakar Pinto memang bermasalah dan menjadi penyebab utama kecelakaan di jalan raya. Dampak dari temuan itu, Ford terpaksa menarik 1.5 juta unit Pinto produksi mereka dari pasar. Ini merupakan penarikan mobil terbesar yang pernah tercatat dalam sejarah otomotif. Tidak hanya itu, Ford pun harus membayar denda sebesar US$ 127 juta (yang kemudian dikurangi menjadi US$ 6 juta setelah Ford mengajukan banding) karena melakukan pelanggaran keselamatan pengguna kendaraan.

Pada tahun 2004, Forbes memasukkan Pinto dalam daftar 14 Worst Cars of All Time. Time Magazine juga memasukkan Pinto ke dalam daftar The Fifty Worst Cars of All Time karena Ford Pinto "bertendensi menyulut kebakaran saat terjadi tabrakan".



4. AUSTIN ALLEGRO
Dirilis tahun 1973, Austin Allegro merupakan mobil keluarga berukuran kecil yang didesain Desainer Mobil Ternama Sir Alec Issigonis dan diproduksi perusahaan mobil Austin untuk menggantikan model Austin 1100 dan 1300.

Mobil ini mendapat predikat buruk karena bentuknya yang aneh dan kecil untuk masuk kategori mobil keluarga. Selain itu mobil ini terkenal karena ketidakefisienannya dalam penggunaan bahan bakar. Hal lain yang memperburuk performa mobil ini adalah setir mobil ini yang berbentuk persegi empat, sehingga menyulitkan pengguna saat mengendalikan Austin Allegro.

Mobil ini diproduksi hanya sampai tahun 1982 saja, di mana total penjualan Austin Allegro sejak pertama kali dirilis hingga tahun terakhir hanya 642,350 unit saja.



5. CHEVROLET LUMINA APV
Chevrolet Lumina APV - atau lebih dikenal dengan nama Lumina - adalah minivan produksi Chevrolet yang dirilis tahun 1990. Dengan bentuk perpaduan antara Pontiac Trans Sport dan Oldsmobile Silhoutte, mobil ini sudah mendapat kritikan saat baru diperkenalkan ke publik.

Satu hal yang paling disorot adalah bentuknya yang "aneh" dengan bagian moncong yang sangat lebar dan panjang. Karena bentuknya yang aneh dan mirip moncong penyedot debu, Lumina sempat diledek dengan sebutan "Dustbusters".

Karena bentuknya itu juga, Lumina masuk dalam daftar "10 Ugliest Cars of All Time" versi CNBC. 



6. EDSEL
Membaca nama "Edsel", Penggemar otomotif mungkin langsung tertawa. Ya, Edsel adalah simbol kegagalan dari otomotif, dan menjadi produk cibiran banyak orang. 

Edsel adalah mobil hasil pengembangan dan produksi Ford Motor Company tahun 1958 - 1960. Diambil dari nama anak Henry Ford (Edsel B. Ford), Edsel diproduksi untuk menyaingi General Motor dan Chrysler kala itu. Prototipe pertama mobil ini diperkenalkan ke publik tanggal 4 September 1957.

Sebenarnya Edsel adalah mobil yang sangat inovatif di masa itu, karena sudah dilengkapi teknologi terbaru yang belum dimiliki mobil setipe di masa itu. Edsel memiliki lampu peringatan yang menunjukkan kondisi oli, saat rem tangan diaktifkan, dan saat mesin panas. Desainnya yang ergonomis, memudahkan pengemudi untuk mengatur posisi rem sesuai posisi duduk pengemudi. Selain itu, Edsel juga memiliki pintu samping yang tidak mudah dibuka anak-anak (hanya bisa dibuka dengan kunci), sehingga mencegah anak-anak membuka pintu dan terlempar keluar saat mobil sedang dijalankan.

Di tahun pertama perilisan, Edsel hanya terjual 63,110 unit di Amerika Serikat dan 4,935 unit di Kanada.

Meski memiliki banyak kelebihan, ternyata Edsel banyak bermasalah di mesinnya. Onderdil mobil yang terlalu mirip dengan jenis produk Ford lain bernama Mercury, seringkali membuat para pekerja yang memasang onderdil Edsel tertukar dengan Mercury. Akibatnya seringkali ada beberapa onderdil yang tertinggal atau salah pasang. Konyolnya, para pekerja sering menyimpan sisa onderdil yang tidak terpasang ke dalam bagasi mobil dan menyebutnya sebagai "onderdil cadangan".

Tahun 1958, Majalah Popular Mechanics merilis artikel yang mengkritik Edsel karena buruknya pengerjaan mobil, seringnya terjadi kegagalan "power steering", adanya oli bocor, serta odometer yang tidak akurat dalam mencatat jarak tempuh kendaraan. Dengan harganya yang cukup tinggi, dan dirilis saat depresi ekonomi sedang melanda Amerika Serikat, praktis mobil ini dicap gagal total. 



7.  AMC GREMLIN
Mobil yang diproduksi dan dirilis tahun 1970 ini adalah mobil keluaran American Motors Corporation (AMC) dan merupakan versi pendek dari AMC Hornet. Diproduksi sebagai Mobil Murah untuk mengalahkan Chevrolet Vega, Volkwagen Beetle dan Toyota Corona yang menguasai pasar Amerika Serika, Gremlin sempat mencatat prestasi dengan penjualan total sepanjang tahun 1970 - 1978 dengan total penjualan 671,475 unit.

Gremlin memiliki performa yang sangat baik karena dapat dipacu dari kecepatan O hingga 60 km/jam dalam waktu 12,6 detik. Dalam hal efisiensi bahan bakar, Gremlin pun terbukti jauh lebih dari ekonomis ketimbang mobil setingkat dirinya. Gremlin pun menjadi salah satu mobil yang paling banyak digunakan sebagai mobil eksperimental untuk penggunaan bahan-bakar alternatif, seperti Gas, Hidrogen, dan Listrik. Di masa kejayaannya, Gremlin banyak digunakan sebagai mobil para Mahasiswa karena harganya yang sangat pas di kantong mereka. Desain mobilnya pun sangat kekinian untuk masa itu, sehingga sering digunakan untuk kendaraan gaul.

Meski demikian, mobil ini mendapatkan banyak kritikan karena tidak punya suspensi independen, tidak punya "air-bag" yang melindungi pengemudi dari benturan, rem yang kurang berfungsi baik, wiper tidak menggunakan metode vakum saat dioperasikan, dan tidak punya rem tangan. Dari segi kenyamanan dan keamanan berkendara, Gremlin terbilang sangat berat dan tidak nyaman, terutama jika dipacu di jalan tidak rata.

Berbagai kelemahan ini membuat Gremlin sering dimasukkan ke dalam daftar "mobil terburuk" yang dibuat oleh berbagai media. Time Magazine menempatkan mobil ini dalam daftar "50 Worst Cars of All Time". CNN juga mencantumkan nama Gremlin dalam daftar "The Ten Most Questionable Cars of All Time". Mobil ini berada di posisi keempat dalam daftar "Worst Car of The Millenium" versi Car Talk. CNBC juga menempatkannya dalam daftar "Ten Ugliest Cars of All Time".



8.SSANGYONG RODIUS
Sesuai namanya, mobil jenis minivan ini adalah produk dari perusahaan SsangYong Motor Company asal Korea. Nama "Rodius" merupakan gabungan dari kata "Road" dan "Zeus", dengan maksud kalau mobil ini merupakan "Raja Jalanan". Diproduksi tahun 2004, mobil ini menawarakan fitur mobil mewah yang cukup mumpuni.

Bermesin Mercedes-Benz 3.2 L 6-silinder, mobil ini didesain oleh Ken Greenley ini, yang mengambil konsep dari Kapal Layar Mewah.

Sayangnya, desain Rodius menjadi sangat aneh secara estetika. Meski telah mengalami perubahan yang cukup signifikan, dan dirilis ulang dengan nama Rodius Euro, mobil ini tetap mendapat kritikan pedas karena bentuknya yang tidak berubah dan kurang menjual. Di Eropah, Rodius sangat tidak diminati, sehingga penjualannya pun dihentikan tahun 2012.



9. FORD EXCURSION
Produksi perusahaan mobil Ford ini sangat populer di tahun 1999 - 2005, terutama di pasar Amerika Utara. Dengan bentuk yang mengadaptasi Ford F-250 Super Duty, Ford Excursion merupakan SUV terberat dan terpanjang yang pernah diproduksi Ford.

Bentuk Ford Excursion yang sangat gagah banyak disukai para peminat otomotif. Bahkan Majalah Popular Science menyebut mobil ini sebagai "The Biggest Sport Utility on the Planet". Meski pun diminati banyak orang karena bentuknya yang sangat maskulin, pada tahun 2000 mobil ini perlahan ditinggalkan para penggemarnya. Salah satu alasan adalah karena penggunaan bahan bakar yang sangat tinggi. Hal ini sangat terasa ketika harga minyak dunia melonjak sangat tinggi di tahun tersebut, membuat para pengguna Excursion kewalahan untuk membeli bahan bakar kendaraannya. Meski penggunanya sudah berkurang, tetapi Excursion masih diproduksi meski dalam jumlah yang sangat terbatas.

Pada tahun 2007, Majalah TIME memasukkan jenis mobil ini dalam daftar "Fifty Worst Cars of All Time".



10.REVAi
Dan sebagai penutup dari daftar ini, saya hadirkan REVAi, mobil listrik produksi REVA Electric Car Company dari india. Dikenal dengan nama G-Wiz di Inggris, REVAi yang dirlis tahun 2001 ini sangat populer karena harganya yang murah serta menggunakan listrik sebagai bahan bakar, sehingga sangat ramah lingkungan.

Meski sempat populer di beberapa negara di Eropa, namun banyak pihak yang memberikan penilaian negatif mengenai mobil listrik ini. Salah satunya adalah kecepatan mobil ini yang hanya mampu mencapai 80 km/jam. Mobil ini pun beratnya hanya 665 kg saja, menjadikannya sebagai "mobil" teringan yang pernah dibuat. Hal ini menjadi masalah di beberapa negara, terutama negara dengan iklim berangin seperti Belanda, karena mobil seringan itu mudah terbalik saat angin kencang bertiup. Jelas hal ini sangat berbahaya bagi pengendaranya.

Hal lain yang menjadi catatan negatif adalah pada faktor keamanan mengendarai mobil ini. Dari hasil Tes Tabrak (menggunakan standar Euro NCAP), mobil ini hancur saat melaju dengan kecepatan 64 km / jam dan menghantam benda padat. Dengan hasil tersebut, mobil ini dikategorikan sebagai mobil yang "sangat membahayakan keselamatan penumpangnya".

Tahun 2010, terjadi kecelakaan lalu lintas di London di mana mobil G-Wiz menabrak mobil Skoda Octavia, menyebabkan G-Wiz hancur berantakan. Pengemudi G-Wiz, Judit Nadal (Ilmuan terkemuka Inggris), tewas seketika dalam kejadian itu. Kecelakaan itu menyebabkan nama G-Wiz / REVAi tercoreng dan nyaris ditarik peredarannya.

G-Wiz / REVAi menjadi mobil yang paling banyak dikecam dan bulan-bulanan kritik di Eropa. Dalam acara televisi Top Gear, G-Wiz mendapat cibiran pedas dan dicaci habis-habisan sebagai The Worst Car of 2007. Bahkan Top Gear membuat satu episode yang khusus mengupas dan "mempermalukan" G-Wiz, hanya untuk menjelaskan kepada publik betapa buruknya kendaraan tersebut. Bahkan co-presenter acara tersebut, James May, menyebut G-Wiz sebagai "The Most Stupid, Useless, and Dangerous Car ever to Stalk the Earth. it is totally terrible, and disgusting".

Tahun 2013, Top Gear Magazine kembali mengupas G-Wiz dan memasukkannya dalam daftar "The 13 Worst Cars of the Last 20 Years".