Thursday, September 4, 2014

15 Istilah Bahasa Inggris Populer & Sejarahnya ....

Anda mungkin sering dengar istilah-istilah bahasa Inggris yang dirasa janggal dan aneh saat diucapkan. Istilah seperti "Best Men", "Sleep Tight", maupun "Gibberish" mungkin sudah menjadi sangat lazim dan digunakan dalam bahasa Inggris. Namun apa arti sebenarnya? Bagaimana ceritanya istilah itu bisa tercipta dan digunakan sebagai istilah sehari-hari seperti sekarang?

1. BEST MEN
Di masa kerajaan dulu, pernikahan bukanlah satu kondisi yang menyenangkan, terutama bagi para raja maupun penguasa, meski suasananya meriah. Hal ini dikarenakan dalam suasana pesta tersebut, sering kali musuh tiba-tiba menyerang dan merusak acara. Tidak jarang mereka menculik pengantin pria atau wanita untuk dijadikan sandera.

Guna menghindari hal tersebut terjadi, maka menjelang pernikahan, sang pengantin pria biasanya meminta bantuan sahabat atau orang-orang yang dipercayanya untuk mengawal dirinya dan pengantin perempuan selama pesta pernikahan. Untuk mengawal dan menjaga sang pengantin, biasanya mereka memilih "orang terbaik" (Best Men) yang punya kemampuan bela diri dan senjata. Dari sanalah kemudian istilah "Best Men" bermula.

Sedangkan pengantin perempuan, biasanya diiringi oleh "Maid" atau Pengapit Wanita. Tujuan utama adanya Maid adalah untuk mengecoh orang yang berniat menculik pengantin wanita. Karena itulah
Maid biasanya didandani menggunakan pakaian yang sama persis dengan pengantin wanita.


2. STOOL PIGEON
Istilah ini ditujukan untuk orang yang menjual temannya sendiri atau informan. Istilah ini digunakan karena di masa lalu, para pemburu biasanya menggunakan burung merpati (Pigeon) untuk memancing binatang buruan.

Burung Merpati tersebut biasanya diikatkan di sebuah kursi atau bangku (stool) sehingga mengundang binatang untuk datang mendekat. Biasanya konsentrasi binatang lebih terfokus pada sang merpati dan tidak memperhatikan sang pemburu, sehingga dengan mudahnya pemburu menangkap binatang buruannya.


3. SPILL THE BEANS
Istilah ini berarti orang yang membocorkan rahasia dengan tidak sengaja. Istilah ini didasari dari sejarah di Yunani. Pada masa lalu, dalam memutuskan sebuah keputusan, buiasanya dilakukan dengan melakukan voting menggunakan kacang (bean) berwarna. Masyarakat yang ingin menentukan pilihannya, akan mengambil kacang sesuai dengan warna yang diinginkannya, lalu memasukkannya ke dalam guci kaca. Setelah semua masyarakat telah memilih, Petugas Penghitung Kacang akan menghitung jumlah kacang di masing-masing guci.

Namun ada beberapa kasus di mana Petugas tersebut sangat ceroboh sehingga menumpahkan isi salah satu guci, yang mengakibatkan isi guci berceceran ke mana-mana.


4. LOOPHOLE
Istilah ini digunakan untuk menyebutkan sesuatu yang menjadi jalan keluar seseorang untuk menyelesaikan suatu masalah, atau suatu kondisi yang menguntungkan satu pihak.

Di jaman kerajaan dulu, banyak istana yang dibuat dengan memiliki jendela yang sangat sempit namun panjang secara vertikal. Jendela tersebut dibuat lebar dibagian dalamnya namun sangat sempit di luar. Hal ini bertujuan agar jika ada penyerang, maka orang tersebut akan sulit masuk dan menyerang ke dalam istana.

Sebaliknya, para pemanah akan dengan mudah menyerang musuh lewat lubang tersebut karena bagian dalam lubang cukup lebar dan memungkinkan mereka untuk menembaki musuh dari segala arah tanpa kuatir mendapatkan serangan balik dari musuh, karena posisi mereka terlindung dan tidak mudah terlihat. Lubang jendela kecil itu dikenal dengan sebutan "Loophole" atau "Murderhole".


5. SACKED / GET THE SACK
Di masa kini, istilah ini digunakan untuk "memecat seseorang". Istilah ini sebenarnya berangkat dari kejadian di masa lalu, sekitar abad 17, di mana para pekerja (biasanya tukang bangunan) dulunya membawa sendiri peralatan kerjanya yang disimpan dalam karung (sack). Apabila pekerjaan mereka dirasa tidak memuaskan, Pemberi Pekerjaan akan mengambilkan karung yang berisi peralatan kerja sang pekerja, menyerahkan karung tersebut, lalu meminta pekerja itu untuk pergi.


6. SKELETON IN THE CLOSET
Istilah ini digunakan untuk menyebutkan seseorang yang menyembunyikan sesuatu dari orang banyak.

Pada abad 17, saat dunia medis baru berkembang, para peneliti seringkali mengalami kesulitan saat menyimpan mayat yang mereka gunakan untuk penelitian. Hal ini dikarenakan belum adanya ruang pendingin yang bisa mendinginkan dan mengawetkan mayat. Untuk mencegah bau mayat yang menyengat dan menyebar kemana-mana, para ahli memutuskan untuk menyimpan mayat tersebut di dalam lemari mereka. Namun untuk melakukan hal ini pun jelas tidak mudah, karena masyarakat akan berpikir macam-macam jika tahu para ahli itu menyimpan mayat di dalam lemari. Karena itulah, penyimpanan mayat dalam lemari itu dilakukan dengan diam-diam (tidak diketahui orang) dan hati-hati sekali.

Berangkat dari hal itulah, maka kini istilah "Skeleton in the closet" digunakan.


7. GIBBERISH : 
Istilah ini digunakan untuk menyebutkan bahasa atau kata yang tidak dipahami. Kadang pula digunakan untuk menyebutkan hal yang tidak dimengerti, bualan, atau omong kosong.

Kata ini dulunya merupakan penghinaan yang bersifat rasis pada para pendatang asal Mesir (Egypt) yang tinggal di Eropa. Orang tersebut mendapat sebutan "Gypts", yang kemudian berubah menjadi "Gypsies" atau Kaum Gipsi. Karena bahasa mereka tidak dipahami, maka bahasa mereka disebut "Gybber", yang kemudian berubah menjadi "Gibberish".


 8. PUT UP YOUR DUKES
Istilah ini sebenarnya sudah jarang digunakan. Artinya adalah "Ayo kita berkelahi".

Istilah ini diucapkan oleh Frederick Augustus (1763 - 1827), yang juga dikenal dengan Duke of York and Albany, anak kedua dari Raja George III. Dia sangat senang berkelahi dan selalu menantang orang untuk berkelahi dengannya. Karena hobi berkelahinya itu, orang yang diajak berkelahi biasanya disemangati dengan ucapan, "Put Up Your Dukes!" (arti awal kata ini adalah, "Ayo lawanlah Si Duke!").


9. STIGMATIZE 
Istilah ini digunakan untuk menyebutkan orang yang melakukan hal buruk / tercela.

"Stigma" sendiri merupakan istilah yang digunakan oleh orang Inggris di abad 15. Di masa itu, "stigma" berarti pemberian cap dengan besi panas pada pelaku kejahatan yang akan dihukum mati, untuk menandakan kesalahan yang mereka buat. Misalnya orang yang melakukan tindakan pencurian (thief) diberi cap "T" pada kening atau bagian tubuhnya yang kelihatan.


10. SLEAZY
Istilah ini untuk menyebutkan sesuatu yang kualitasnya rendah, jorok, buruk, atau tidak pantas dilihat.

Istilah ini awalnya muncul untuk menyebutkan kain linen yang berkualitas buruk. Dulu, banyak pedagang Inggris yang membeli kain linen dari daerah Silesian di Jerman. Daerah tersebut merupakan penghasil kain berkualitas sangat rendah. Namun karena harganya murah, kain itu banyak diminati. Awalnya, tidak ada orang yang tahu mengenai kualitas kain tersebut. Namun, seiring berjalannya waktu, masyarakat mulai menyadari buruknya kualitas kain asal Silesian tersebut. Karena itu, masyarakat kemudian mencibir barang-barang asal Silesian dengan sebutan "Sleasie" untuk melukiskan buruknya kualitas produk kain dari daerah tersebut.

Lama-kelamaan, istilah "Sleasie" berubah cara penulisannya menjadi "Sleazy" (biar keliatan gaya...) untuk menyebutkan barang-barang lain yang kualitasnya sangat rendah dan buruk.


11. HONEYMOON
Istilah ini dikenal masyarakat luas sebagai kegiatan berwisata bagi pengantin baru.

Istilah "Honeymoon" sendiri merupakan tradisi turun-temurun yang telah berlangsung sejak berabad-abad lalu di Eropa, terutama Inggris, di mana pasangan yang baru menikah diharuskan meminum madu yang difermentasi tepat sebulan setelah mereka menikah. Tujuannya adalah untuk mendoakan keberuntungan dan kesuburan pasangan tersebut. Bulan di mana acara minum madu dilakukan disebut "Honeymoon".




12. LET THE CAT OUT OF THE BAG 
Istilah ini untuk meminta seseorang jujur dan tidak menutup-nutupi sesuatu.

Istilah ini berawal pada jaman dahulu. Kala itu, banyak pedagang licik yang pura-pura menjual anak babi, namun justru mereka memasukkan kucing ke dalam karung dan mengikat karung itu, sehingga sang kucing akan berontak di dalam. Karena bentuknya sama seperti anak babi, orang anak mengira kalau karung tersebut berisi anak babi.


13. SMART ALECK
Istilah ini untuk menyebutkan orang yang sangat sombong sekali.

Istilah ini berasal dari nama Alec Hoag, seorang mucikari dan pencuri yang pernah mengendalikan New York di era 1840an. Hoag dan Melinda - istrinya - melakukan tindakan kejahatan yang dikenal dengan sebutan "French Jack", yaitu metode penipuan yang menggunakan sarana prostitusi untuk menipu korbannya.

Melalui metode ini, mucikari dan wanita tuna susila binaannya melakukan penipuan dan dapat merampok korbannya, tanpa disadari oleh si korban sendiri. Metode penipuan ini tergolong sangat luar biasa pada masa itu, sehingga membuatnya terkenal dan dikenal dengan sebutan "Smart Alec", yang kemudian tulisannya berubah menjadi "Smart Aleck".


14. BREAK A LEG
Meski terdengar "seram", ternyata istilah ini berarti doa untuk seseorang agar dia selamat (mirip dengan istilah "good luck").

Berdasarkan artikel "A Defence of Superstition" yang ditulis Robert Wilson Lynd pada tangal 1 Oktober 1921 di harian New Statesman, disebutkan bahwa istilah tersebut sudah digunakan bertahun-tahun yang lalu di Inggris. Menurut kepercayaan masyarakat Inggris kuno, dalam perlombaan pacuan kuda, agar seseorang menang atau beruntung, maka dia harus dianggap gagal  atau tidak beruntung. Karena itu, sebelum pacuan kuda dilakukan, para joki banyak didoakan, "May you break your leg" atau "May you break a leg".


15. SLEEP TIGHT
Istilah ini merupakan doa agar seseorang bisa tidur nyenyak. (Biasanya diucapkan kepada anak-anak dengan kalimat lengkap, "Good night, sleep tight.")

Istilah ini sebenarnya mengacu pada cara tidur para pelaut di Amerika. Pada masa itu, mereka biasa tidur di atas kain yang kedua ujungnya diikat di tiang kapal. Saat malam tiba, biasanya di lautan sering ada badai yang menyebabkan kapal bergoyang-goyang. Dengan kondisi tidur bergoyang seperti itu, ada kemungkinan sang pelaut terjatuh dari tempat tidurnya. Untuk itu, sebelum tidur, masing-masing pelaut mengatakan kepada rekan-rekannya untuk tidur dalam kondisi memegang kain tidurnya erat-erat (sleep tight) agar tidak jatuh saat kapal bergoyang dilanda badai.